Kebijakan Editorial

Fokus dan Ruang Lingkup

Artikel dikembangkan berdasarkan hasil pemikiran atau penelitian di bidang pertanian :

  1. Hama dan penyakit tanaman
  2. Pemuliaan
  3. Ilmu Tanah

 

Kebijakan Bagian

Jagros : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science)

Centang Naskah Terbuka Centang Diindeks Centang Telah di-Peer review
 

Proses Peer Review

Peer Review Process adalah proses di mana jurnal menilai kualitas naskah sebelum diterbitkan, ditinjau oleh para ahli yang relevan di bidangnya untuk mereview dan mengomentari naskah yang diterima. Proses ini bertujuan untuk membantu editor menentukan apakah naskah harus diterbitkan dalam jurnal JAGROS. Poin penting dalam Peer Review Process :
  1. Naskah yang diterima, selanjutnya akan ditelaah atau di-review oleh reviewer/mitra bestari yang kompeten di bidangnya.
  2. Kebijakan Review Jurnal  Mahatani menggunakan double blind Review
  3. Pemberitahuan naskah diterima atau ditolak, paling lama 1 minggu setelah naskah direview.  Apabila lebih dari 1 minggu belum ada konfirmasi dari redaksi, penulis berhak menghubungi dewan redaksi untuk memastikan status naskah.
Peer Review Process untuk publikasi jurnal pada dasarnya adalah mekanisme kendali mutu, dimana para ahli mengevaluasi naskah yang bertujuan untuk memastikan kualitas dari naskah yang diterbitkan. Namun, peer reviewer tidak membuat keputusan untuk menerima atau menolak makalah, tetapi memberikan rekomendasi keputusan. Di jurnal, otoritas pengambilan keputusan hanya ada pada editor jurnal atau dewan editorial jurnal.
 

 

Kebijakan Akses Terbuka

Jurnal ini menyediakan akses terbuka yang pada prinsipnya membuat riset tersedia secara gratis untuk publik dan akan mensupport pertukaran pengetahuan global terbesar.

 

Etika Publikasi

JAGROS adalah artikel penerbitan peer-reviewer untuk mengembangkan pengetahuan di bidang agroteknologi dan sains. Untuk menjaga kualitas naskah dan menghindari pelanggaran penerbitan/plagiarisme dalam proses penerbitan, dewan redaksi menetapkan etika publikasi ilmiah Jurnal Agroteknologi dan sains (JAGROS). Aturan etika publikasi ini berlaku bagi penulis/pengarang, editor, mitra bestari/reviewer, dan pengelola jurnal/redaksi. Etika publikasi tersebut mengacu pada ketentuan etika publikasi ilmiah yang ditetapkan oleh Majelis Profesor Riset (MPR) Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia tahun 2014.

Etika Penulis

  1. Pelaporan; penulis harus memberikan informasi tentang proses dan hasil penelitiannya kepada redaksi secara jujur, jelas, dan menyeluruh, serta tetap menyimpan data penelitiannya dengan baik dan aman. 
  2. Orisinalitas dan plagiarisme; penulis harus memastikan bahwa naskah yang telah dikirim/diserahkan ke redaksi adalah naskah asli, ditulis oleh dirinya sendiri, bersumber dari ide dan gagasan sendiri, dan bukan menjiplak karya tulis atau ide/gagasan orang lain.  Penulis dilarang keras untuk mengalih-nama-kan sumber referensi yang dikutip ke nama orang lain. 
  3. Pengulangan pengiriman; penulis harus menginformasikan bahwa naskah yang dikirim/diserahkan ke redaksi adalah naskah yang belum pernah dikirimkan/diserahkan ke penerbit jurnal/publikasi lain. Apabila ditemukan adanya “redudansi” pengiriman naskah ke penerbit lain, maka redaksi akan menolak naskah yang dikirimkan penulis. 
  4. Status penulis; penulis harus menginformasikan ke redaksi bahwa penulis memiliki kompetensi atau kualifikasi dalam bidang kepakaran tertentu yang sesuai dengan bidang ilmu terbitan, yaitu kepustakawanan. Penulis yang mengirimkan naskah ke redaksi adalah penulis pertama (co-author) sehingga jika ditemukan masalah dalam proses penerbitan naskah dapat segera dituntaskan. 
  5. Kesalahan penulisan naskah; penulis harus segera menginformasikan ke redaksi apabila ditemukan kesalahan dalam penulisan naskah, baik hasil review maupun hasil edit. Kesalahan penulisan tersebut mencakup penulisan nama, afiliasi/instansi, kutipan, serta tulisan lain yang dapat mengurangi makna dan susbtansi naskah. Jika hal itu terjadi, penulis harus segera mengusulkan perbaikan naskah. 
  6. Pengungkapan konflik kepentingan; penulis harus memahami etika publikasi ilmiah di atas untuk menghindari adanya konflik kepentingan dengan pihak lain, sehingga naskah dapat diproses secara lancar dan aman.

Etika Editor

  1. Keputusan publikasi; editor harus memastikan proses penelaahan naskah secara menyeluruh, transparan, objektif, adil, dan bijaksana. Hal tersebut menjadi dasar editor dalam mengambil keputusan terhadap suatu naskah, ditolak atau diterima. Dalam hal ini, dewan editor berperan sebagai tim seleksi naskah. 
  2. Informasi publikasi; editor harus memastikan bahwa panduan penulisan naskah bagi penulis dan pihak lain yang berkepentingan dapat diakses secara jelas, baik versi cetak maupun elektronik. 
  3. Pembagian naskah peer-review; editor harus memastikan reviewer dan bahan naskah untuk review, serta menginformasikan ketentuan dan proses review naskah secara jelas ke reviewer. 
  4. Objektivitas dan netralitas; editor harus objektif, netral, dan jujur dalam mengedit naskah, tanpa membedakan jenis kelamin, sisi bisnis, suku, agama, ras, antar-golongan, dan kewarganegaraan penulis.
  5. Kerahasiaan; editor harus menjaga setiap informasi dengan baik, khususnya yang terkait dengan privasi penulis dan distribusi naskahnya. 
  6. Pengungkapan konflik kepentingan; editor harus memahami etika publikasi ilmiah di atas untuk menghindari adanya konflik kepentingan dengan pihak lain, sehingga proses penerbitan naskah berjalan lancar dan aman. 

Etika Reviewer

    1. Objektivitas dan netralitas; reviewer harus jujur, objektif, tidak bias, independen, dan hanya berpihak pada kebenaran ilmiah. Proses penelaahan naskah dilakukan secara profesional tanpa membedakan jenis kelamin, sisi bisnis, suku, agama, ras, antar-golongan, dan kewarganegaraan penulis.
    2. Kejelasan sumber referensi; reviewer harus memastikan bahwa sumber referensi/kutipan naskah telah sesuai dan kredibel (dapat dipertanggungjawabkan). Jika ditemukan kesalahan atau penyimpangan dalam penulisan sumber referensi/kutipan, reviewer harus segera menginformasikan ke redaksi untuk dilakukan perbaikan oleh penulis sesuai catatan dari reviewer.  
Efektivitas peer-review;
      reviewer harus merespon naskah yang telah dikirim oleh redaksi dan bekerja sesuai dengan waktu penelaahan naskah (
peer-review
    ) yang telah ditetapkan (maksimal 2 minggu). Apabila membutuhkan waktu tambahan dalam review naskah harus segera melaporkan (konfirmasi) ke sekretariat redaksi. 
  1. Pengungkapan konflik kepentingan; reviewer harus memahami etika publikasi ilmiah di atas untuk menghindari adanya konflik kepentingan dengan pihak lain, sehingga proses penerbitan naskah berjalan lancar dan aman. 

Etika Pengelola Jurnal

  1. Pengambilan keputusan; pengelola jurnal/dewan redaksi harus menjabarkan misi dan tujuan organisasi, khususnya yang berkaitan dengan penetapan kebijakan dan keputusan penerbitan jurnal tanpa adanya kepentingan tertentu. 
  2. Kebebasan; pengelola jurnal harus memberikan kebebasan kepara reviewer dan editor untuk menciptakan suasana kerja yang nyaman serta menghargai privasi penulis. 
  3. Jaminan dan promosi; pengelola jurnal harus menjamin dan melindungi hak kekayaan intelektual (hak cipta), serta transparan dalam mengelola dana yang diterima oleh pihak ketiga. Selain itu, pengelola jurnal harus mempublikasikan dan mempromosikan hasil terbitan ke masyarakat dengan memberikan jaminan kemanfaatan dalam penggunaan naskah. 
  4. Pengungkapan konflik kepentingan; pengelola jurnal harus memahami etika publikasi ilmiah di atas untuk menghindari adanya konflik kepentingan dengan pihak lain, sehingga proses penerbitan naskah berjalan lancar dan aman.

 

Panduan Penulisan

Panduan Persiapan Naskah

Persyaratan umum

Penulis yang akan mengirimkan naskah ke editor jurnal harus memperhatikan persyaratan umum di bawah ini.

  1. Naskah yang ditulis harus terkait dengan bidang ilmu agroteknologi
  2. Naskah adalah artikel asli (belum pernah dipublikasikan di tempat lain) yang bersumber dari hasil penelitian atau penelitian.
  3. Naskah ditulis dalam Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris.
  4. Naskah disertai dengan abstrak dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris (dwibahasa).
  5. Naskah disertai kata kunci dalam Bahasa Inggris.
  6. Pengiriman naskah disertai dengan biodata penulis, seperti nama lengkap, alamat agensi (afiliasi), dan alamat email (email).
  7. Naskah dikirim melalui kiriman online di web https://journal.uniga.ac.id/index.php/JPP 
  8. Naskah yang dimasukkan akan dipilih oleh dewan editorial. Jika dianggap perlu, teks akan diedit dengan berkonsultasi dengan penulis.

Format dan Sistematika

Naskah dikirim ke editor jurnal dalam bentuk softcopy (MSWord), dengan format berikut:

  1. Ukuran kertas A4 (21 cm X 29,7 cm) dengan margin: kiri 3 cm, atas 3 cm, kanan 3 cm, bawah 3 cm.
  2. <li >Tebal teks setidaknya 10 halaman dan maksimal 25 halaman;
  3. Penulisan skrip diberi spasi 1,5 spasi, dua format kolom, kecuali judul, nama penulis, afiliasi, e-mail, abstrak/abstrak, daftar pustaka, judul tabel/isi tabel, judul gambar/diagram/grafik/grafik/grafik/sketsa tertulis 1 spasi;
  4. Menulis judul naskah dan judul subjek ditulis dalam huruf besar dan tebal, sedangkan penulisan subtitle ditulis dalam huruf besar dalam huruf pertama dari setiap kata, kecuali untuk kata sambung (dan, dalam, atau, dengan , dan, tentang, yang, dengan, menentang, jadi, karena, lalu), preposisi (di, ke, dari, ke, di, oleh, ke, untuk, untuk), dan tebal;

Naskah ditulis dalam penulisan sistematis sebagai berikut:

  1. JUDUL (Bahasa Indonesia, Times New Roman 14, huruf kapital dan cetak tebal). Judul harus spesifik, jelas, singkat, informatif, menggambarkan substansi atau isi tulisan, dan dapat tergoda untuk membaca. Judul tidak perlu didahului dengan kata riset/analisis/studi, kecuali kata itu subjek. Mungkin ada judul utama diikuti oleh subjudul.
  2. TITLE (Bahasa Inggris, Times New Roman 14, huruf capital pada huruf depan setiap kata dan huruf miring). Judul harus spesifik, jelas, singkat, informatif, menggambarkan substansi atau isi tulisan, dan dapat tergoda untuk membaca. Judul tidak perlu didahului dengan kata riset / analisis / studi, kecuali kata itu subjek. Mungkin ada judul utama diikuti oleh subtitle.
  3. NAMA PENULIS (Times New Roman 12, cetak tebal). ditulis tanpa gelar, letaknya di bawah judul; artikel yang berasal dari penelitian kelompok, semua anggota harus dicantumkan dengan urutan yang sama
  4. INSTITUSI DAN ALAMAT PENULIS : ditulis nama instansi tempat penulis berasal mulai dari prodi, universitas, alamat dan  e-mail yang letaknya di bawah nama penulis; beri tanda bintang (*) sebagai email korespondensi.
  5. ABSTRAK dan ABSTRACT (Times New Roman 12, cetak tebal). Isi abstrak atau abstrak (Times New Roman 11, spasi 1). Tempatkan abstrak bahasa Inggris terlebih dahulu untuk naskah yang ditulis dalam bahasa Indonesia, kemudian diikuti dengan abstrak dalam bahasa Indonesia, dan sebaliknya. Abstrak berisi latar belakang/masalah utama, tujuan penelitian, metode/pendekatan, dan hasil penelitian/tinjauan literatur. Abstrak ditulis tidak lebih dari 250 kata.
  6. KATA KUNCI (Times New Roman 11, spasi 1). Ditulis dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Terdiri dari 3 hingga 6 kata kunci dipisahkan oleh koma. [ font Times New Roman 12 spasi 1].
  7. BATANG TUBUH ARTIKEL : (i) Artikel terdiri atas pendahuluan yang berisi permasalahan dan kerangka pikir atau kerangka analisis yang didasari oleh kajian teori, sub-sub judul yang berisi metode penelitian, asil dan pembahasan, serta simpulan. (ii) Artikel hasil penelitian terdiri atas pendahuluan yang memuat latar belakang masalah (maksimal 20%), metode (20%), hasil dan pembahasan (50%), serta kesimpulan (10%). Pembahasan harus merujuk referensi primer dan mutakhir.

PENDAHULUAN (Times New Roman 12, cetak tebal). Isi pendahuluan mencakup latar belakang masalah atau masalah dan urgensi dan rasionalisasi kegiatan (penelitian empiris atau tinjauan literatur). Tujuan dari kegiatan dan rencana pemecahan masalah disajikan pada bagian ini. Ulasan literatur yang relevan dan pengembangan hipotesis (jika ada) termasuk dalam bagian ini. [Times New Roman, 11, spasi 1].

BAHAN DAN METODE PENELITIAN (Times New Roman 12, cetak tebal). Metode penelitian menggambarkan desain kegiatan, ruang lingkup atau objek, bahan dan alat utama, tempat, teknik pengumpulan data, definisi operasional variabel penelitian, dan teknik analitik. [Times New Roman, 11, spasi 1].

HASIL DAN PEMBAHASAN (Times New Roman 12, bold). Bagian ini menyajikan hasil penelitian. Hasil penelitian dapat dilengkapi dengan tabel, grafik (gambar), dan / atau grafik. Bagian diskusi menjelaskan hasil pemrosesan data, menafsirkan temuan secara logis, menghubungkannya dengan sumber referensi yang relevan. [Times New Roman, 11, spasi 1].

KESIMPULAN DAN SARAN (Times New Roman 12, bold). Kesimpulannya berisi ringkasan singkat dari hasil penelitian dan diskusi, sedangkan saran terkait dengan kesimpulan penelitian [Times New Roman, 12, spasi 1].

UCAPAN TERIMA KASIH (opsional) (Times New Roman 12, tebal). Isi ucapan terima kasih dengan font Times New Roman. 12 Terima kasih harus ditulis dalam satu paragraf.

DAFTAR PUSTAKA (Times New Roman 12, cetak tebal). Isi bibliografi ditulis dalam Times New Roman 11. Bibliografi adalah sumber referensi/referensi yang digunakan sebagai bahan penulisan skrip. Menulis bibliografi menggunakan aturan APA. Penulisan dan kompilasi bibliografi menggunakan aplikasi manajer referensi Mendeley. Jumlah sumber daya yang akan digunakan sebagai referensi naskah setidaknya 10 judul literatur ilmiah (80% dari literatur primer, seperti jurnal ilmiah, karya ilmiah/prosiding, laporan penelitian, tesis/disertasi; dan 20% dari literatur sekunder, seperti buku dan blog/web ilmu internet). Referensi digunakan setidaknya 10 tahun terakhir.

Penulisan Tabel dan Gambar

Judul Tabel (Times New Roman 11). Isi tabel ditulis dalam Times New Roman 10. Judul tabel ditulis di atas tabel dengan huruf kapital pada setiap kata, kecuali untuk konjungsi dan preposisi, dan ditulis di tengah. Tabel ditulis terus menerus, misalnya Tabel 1, Tabel 2, Tabel 3, dll. Tabel harus diikuti oleh sumber tabel, jika dikutip dari sumber lain.

Contoh 1: Presentasi Tabel

Tabel 1. Diameter Batang (Times New Roman 10)

No

Perlakuan

Bobot kering  (g)

1

Konsentrasi ZPT 50 mg

3,39

2

Konsentrasi Pupuk hayati 10 ml

4,51

Judul Gambar (termasuk diagram, grafik, bagan, sketsa, prototipe, basis data) (Times New Roman 11). Judul ditulis di bawah objek dengan huruf besar di huruf pertama dari kata pertama, sedangkan kata berikutnya ditulis dalam semua huruf kecil, dan ditulis di tengah. Objek ditulis terus menerus, misalnya Gambar 1, Gambar 2, Gambar 3, dll. Objek harus diikuti oleh objek sumber, jika dikutip dari sumber lain.

Contoh 2: Penyajian Gambar

 

Gambar 1. Panjang Batang 90 HST


(Times New Roman 11)

Jika teks teks berisi banyak gambar dan objek menjadi data penulisan utama, penulis harus mengirim file gambar asli dalam format JPEG atau PNG.

Contoh Format Penulisan untuk Mengutip Manuskrip Jurnal

Kutipan adalah ide atau pemikiran penulis lain (atau penulis sendiri dalam karya lain) yang digunakan sebagai sumber referensi untuk dikutip tanpa mengubah artinya. Menulis kutipan menggunakan sistem catatan untuk referensi perut / teks (tidak mengacu pada kandang), tidak menggunakan catatan kaki atau catatan akhir. Catatan perut adalah referensi dengan menuliskan nama penulis dan tahun penulisan bersama dengan halaman yang dimaksud. Informasi kutipan tulisan dituliskan dalam tanda kurung. Format penulisan kutipan Naskah jurnal dapat ditulis pada awal atau akhir kutipan. Menulis kutipan skrip jurnal menggunakan aplikasi manajer referensi Mendeley.

(1)  Nama penulis di awal kalimat

Mudyantini (2008) menyatakan bahwa bobot segar tanaman merupakan banyaknya kandungan air yang berada di dalam organ tanaman, selain kandungan bahan organik. Bobot segar menunjukkan bagaimana proses metabolisme yang terjadi dalam tanaman.

Menurut Sudartiningsih et.al., (2002) bahwa semakin banyak nitrogen yang diserap oleh tanaman daun akan tumbuh lebih lebar sehingga proses fotosintesis berjalan lancar dan biomassa total tanaman menjadi lebih banyak.

Hal ini sejalan dengan Modeste, et al. (2013) bahwa Rootone-F mengandung IAA yang berperan didalam mempercepat pemanjangan sel-sel pada jaringan meristem akar tanaman. 

(2)  Nama penulis di akhir kalimat

Bobot segar tanaman merupakan banyaknya kandungan air yang berada di dalam organ tanaman, selain kandungan bahan organik. Bobot segar menunjukkan bagaimana proses metabolisme yang terjadi dalam tanaman (Mudyantini, 2008)

Semakin banyak nitrogen yang diserap oleh tanaman daun akan tumbuh lebih lebar sehingga proses fotosintesis berjalan lancar dan biomassa total tanaman menjadi lebih banyak (Sudartiningsih dan Prastya (2002)

Rootone-F mengandung IAA yang berperan didalam mempercepat pemanjangan sel-sel pada jaringan meristem akar tanaman (Modeste, et al 2013)

Penomoran (Penanda)

Penomoran atau penandaan bagian dari naskah dilakukan berdasarkan prinsip keterbacaan yang memudahkan pembaca untuk mengikuti aturan dan memahami isi bacaan. Penomoran penulisan di bagian Naskah Jurnal hanya direkomendasikan sampai tingkat ketiga dalam subtitle dalam diskusi judul / bab, dengan ketentuan berikut:

  1. Tingkat pertama, untuk judul diskusi dengan penanda angka Arab 1.
  2. Tingkat kedua, untuk diskusi subtitle dengan penanda angka Arab 1.1.
  3. Tingkat ketiga, untuk diskusi subtitel dengan angka Arab 1.1.1.

Di sisi lain, penulisan rincian isi manuskrip Jurnal ditulis berdasarkan ketentuan berikut.

  1. Detail ditulis miring jika tidak ada lebih dari lima elemen dan tidak lebih dari 120 karakter.
  2. Rincian ditulis jika lebih dari lima elemen disusun secara berurutan meskipun panjang setiap elemen belum mencapai dua garis.
  3. Detail yang ditulis untuk samping harus menggunakan koma (,) atau titik koma (;) di antara elemen yang ditentukan. Tanda koma (,) digunakan untuk memisahkan detail elemen tunggal, sedangkan tanda koma (;) digunakan untuk memisahkan detail yang terdiri dari beberapa elemen yang menggunakan tanda (,) atau frasa (kelompok kata).

Rincian yang diatur ke bawah harus menggunakan angka dengan ketentuan sebagai berikut.

  1. Rincian pertama menggunakan angka Arab 1);
  2. Detail kedua menggunakan huruf a);
  3. Jika masih ada detail, gunakan tanda peluru lain.

Penulisan Daftar Pustaka atau Referensi

Daftar pustaka adalah semua sumber bahan bacaan atau literatur yang digunakan sebagai kutipan naskah kutipan. Penulisan dan kompilasi naskah jurnal menggunakan aturan APA Style, yang dikelola oleh aplikasi manajer referensi Mendeley.

 

Lingkup dan Tujuan

Lingkup naskah Jurnal JAGROS mencakup bidang ilmu:

  1. Budidaya Tanaman
  2. Hama dan Penyakit tanaman
  3. Pemuliaan Tanaman
  4. Ilmu tanah

Tujuan penerbitan Jurnal JAGROS adalah memberikan informasi ilmiah tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi bidang pertanian dan sains

 

Pernyataan Hak Cipta

  1. Setiap naskah yang diserahkan penulis ke dewan redaksi harus tunduk pada kebijakan dan ketentuan yang berlaku.
  2. Hak publikasi atas semua materi naskah Jurnal JAGROS yang diterbitkan/dipublikasikan dipegang oleh dewan redaksi atas dasar kesepakatan bersama dengan penulis.
  3. Naskah yang diterbitkan/dipublikasikan secara elektronik dapat diakses secara gratis full text-nya untuk tujuan pendidikan dan penelitian. Di luar tujuan tersebut, pengakses akan dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan UU Hak Cipta.  

 

Frekuensi Penerbitan

Jurnal JAGROS terbit 2 kali dalam setahun (bulan Juni dan Desember).

 

Biaya Publikasi

  • Penyerahan (submit) artikel : 0,00 IDR
  • Biaya publikasi artikel : 0,00 IDR