Implementasi Pembelajaran Ekoteologi Melalui Ecoprint dalam Meningkatkan Kesadaran Ekologis di Madrasah Ibtidaiyah

Authors

  • Iis Komariah Universitas Garut
  • Ani Siti Anisah Universitas Garut
  • Asep tutun Usman Universitas Garut
  • Ade Holis Universitas Garut
  • Jafar Amirudin Universitas Garut
  • Sopa Siti Marwah Universitas Garut

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan oleh Program Studi PGMI Fakultas Pendidikan Islam dan Keguruan dengan tujuan meningkatkan kompetensi guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) dalam mengimplementasikan pembelajaran berbasis ekoteologi melalui praktik ecoprint sebagai media pembelajaran kontekstual. Kegiatan dilaksanakan di lingkungan kampus dengan melibatkan guru MI dari berbagai madrasah di Kabupaten Garut, yang selanjutnya mengimplementasikan hasil pelatihan melalui praktik pembelajaran bersama siswa di masing-masing sekolah. Latar belakang kegiatan ini didasarkan pada masih dominannya pembelajaran yang bersifat teoritis serta terbatasnya integrasi nilai ekologis dan keagamaan dalam proses pembelajaran di MI. Pendekatan yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dalam kerangka pengabdian, yang meliputi tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan implementasi di sekolah sebagai tindak lanjut kegiatan. Peserta kegiatan berjumlah 58 guru MI se-Kabupaten Garut. Data dikumpulkan melalui observasi, kuesioner skala Likert, dan dokumentasi, yang dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan memperoleh respons sangat positif dengan dominasi kategori puas dan sangat puas pada seluruh aspek penilaian, terutama pada manfaat kegiatan, efektivitas ecoprint, dan kemudahan penerapan. Implementasi di sekolah menunjukkan bahwa guru mampu mengadaptasi pembelajaran secara kontekstual dengan mengintegrasikan konsep ekologi, nilai ekoteologi, dan praktik ecoprint dalam kegiatan pembelajaran. Peserta didik menunjukkan peningkatan keterlibatan, kreativitas, serta kemampuan mengaitkan konsep lingkungan dengan praktik nyata. Meskipun demikian, terdapat kendala seperti keterbatasan waktu, fasilitas, serta variasi kesiapan guru dalam implementasi. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis ekoteologi melalui praktik ecoprint berpotensi menjadi model pembelajaran inovatif, kontekstual, dan aplikatif dalam meningkatkan kesadaran ekologis di Madrasah Ibtidaiyah, dengan kebutuhan pendampingan lanjutan untuk optimalisasi implementasi.

 

Kata kunci: Ekoteologi, Ecoprint, Pembelajaran Kontekstual, Madrasah Ibtidaiyah, PAR

Published

2026-10-20