Implementasi generative-artificial intelligence sebagai sistem media pembelajaran digital dalam komunikasi pedagogik guru & siswa

Penulis

  • Nicholas Delvino Hartano Putra
  • Heidy Arviani Program Studi Ilmu Komunikasi UPN “Veteran” Jawa Timur, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.52434/jk.v12i2.44219

Abstrak

Abstract

This study aims to explore and analyze how the implementation of Artificial Intelligence (AI) as a digital learning medium influences pedagogical communication patterns between teachers and students in three junior high schools (SMP) in Surabaya. Using a qualitative approach with a descriptive method, this research gathered data through in-depth interviews with teachers and students. The results show that AI has been integrated as a supporting medium for developing materials, creating exercises, and facilitating more flexible and personalized access to information for students. The implementation of AI shifts the teacher's role from a mere information provider to a facilitator, mentor, and learning companion who guides students in interacting with technology critically. Despite challenges such as potential misuse of technology, student dependency, and limited access to devices, AI usage is proven to strengthen pedagogical communication by increasing the intensity of discussions, providing faster feedback, and creating more open and collaborative spaces for dialogue. This study concludes that AI acts as an instrument that enriches educational interactions; however, its success heavily depends on the teacher's ability to maintain interpersonal relationships, academic integrity, and ethical guidance for students in the digital era.

Keywords: Artificial intelligence; pedagogical communication; digital learning media; teacher; student.

 

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis bagaimana implementasi Artificial Intelligence (AI) sebagai media pembelajaran digital memengaruhi pola komunikasi pedagogik antara guru dan murid di tiga sekolah menengah pertama (SMP) di Surabaya. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, penelitian ini menggali data melalui wawancara mendalam dengan guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI telah diintegrasikan sebagai media pendukung untuk menyusun materi, membuat latihan soal, serta memfasilitasi akses informasi yang lebih fleksibel dan personal bagi siswa. Implementasi AI mengubah peran guru dari sekadar penyampai informasi menjadi fasilitator, mentor, dan pendamping belajar yang memandu siswa dalam berinteraksi dengan teknologi secara kritis. Meskipun terdapat tantangan berupa potensi penyalahgunaan teknologi, ketergantungan siswa, dan keterbatasan akses perangkat, penggunaan AI terbukti mampu memperkuat komunikasi pedagogik melalui peningkatan intensitas diskusi, pemberian umpan balik yang lebih cepat, serta terciptanya ruang dialog yang lebih terbuka dan kolaboratif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa AI berperan sebagai instrumen yang memperkaya interaksi edukatif, namun keberhasilannya sangat bergantung pada kemampuan guru dalam menjaga hubungan interpersonal, integritas akademik, dan pendampingan etis bagi siswa di era digital.

Kata-kata Kunci: Artificial intelligence; komunikasi pedagogik; media pembelajaran digital; guru; murid.

Diterbitkan

2026-10-30

Terbitan

Bagian

Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian