Strategi public relations Dinas Penerangan TNI AL di era digital
DOI:
https://doi.org/10.52434/jk.v12i2.44192Abstrak
AbstractAs an institution directly tied to national interests and state sovereignty, the Indonesian Navy (TNI AL) is required not only to perform its operational functions professionally but also to maintain public trust through a positive image and reputation. This study aims to identify and analyze the public relations strategies implemented by the Public Relations Office of the Indonesian Navy in building image and reputation in the digital era. A descriptive qualitative approach was employed, as it emphasizes objective explanation of data in accordance with the facts obtained. This approach also allows the researcher to gain deeper insight and a general overview of the strategies applied. The constructivism paradigm is used to understand how the strategies interact with audiences in the digital era in building image and reputation. The findings show that the Public Relations Office implements a strategy consisting of four stages: data identification and collection through media monitoring, internal meetings, and SPKP and SPAK surveys; strategy design involving the preparation of communication strategies, command and hierarchy as communication planning governance, and issue management planning through the establishment of a Counter Opinion Function; implementation through the utilization of social media, optimization of digital media as communication channels, crisis-related communication, and relationships with media and stakeholders; and evaluation covering monitoring and evaluation, identification of implementation obstacles, and improvement efforts for the subsequent period.
Keywords: Dinas penerangan; TNI AL; public relations Strategy; image and reputation; digital era
Abstrak
Sebagai lembaga yang berhubungan langsung dengan kepentingan nasional dan kedaulatan negara, TNI AL tidak hanya dituntut untuk menjalankan fungsi operasionalnya secara profesional, tetapi juga menjaga kepercayaan publik melalui citra dan reputasi yang positif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi public relations yang diterapkan Dinas Penerangan TNI AL dalam membangun citra dan reputasi di era digital. Pemilihan pendekatan kualitatif deskriptif digunakan karena, jenis pendekatan ini lebih menekan untuk menjelaskan data secara objektif sesuai dengan fakta yang didapatkan. Paradigma konstruktivisme dalam penelitian ini digunakan untuk memahami bagaimana strategi public relations Dinas Penerangan TNI AL berinteraksi dengan khalayak di era digital dalam membangun citra dan reputasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Dinas Penerangan sebagai public relations TNI AL menerapkan strategi yang terdiri dari empat tahapan yaitu: Proses identifikasi dan pengumpulan data yang meliputi monitoring media, internal meeting, dan survei SPKP dan SPAK. Tahap Perancangan Strategi Public Relations yang berisi penyusunan strategi komunikasi oleh Dinas Penerangan selaku GPR dalam membangun citra dan reputasi TNI AL, komando dan hierarki sebagai tata kelola perencanaan komunikasi dalam struktur organisasi militer, perencanaan manajemen isu melalui pembentukan Fungsi Counter Opini. Implementasi Strategi Public Relations yang berisi pemanfaatan media sosial sebagai sarana komunikasi digital, optimalisasi media digital sebagai kanal komunikasi Dinas Penerangan, komunikasi terkait kegiatan TNI AL dalam penanganan isu krisis, hubungan Dinas Penerangan dengan media dan stakeholder. Serta evaluasi yang meliputi, monitoring dan evaluasi, identifikasi hambatan pelaksanaan, upaya perbaikan untuk strategi periode selanjutnya.
Kata-kata kunci: Dinas penerangan; TNI AL; strategi public relations; citra dan reputasi; era digital.
Download Journal Template













