Implementasi Literasi Keuangan dan Pencatatan Keuangan Sederhana bagi Generasi Z: Siswa SMK Assalam Samarang Garut

Authors

  • Dioka Muhammad Akbar Pascasarjana Manajemen Universitas Garut
  • Minto Yuwono Pascasarjana Manajemen Universitas Garut

Abstract

Generasi Z (Gen Z) memainkan peran krusial dalam bonus demografi Indonesia, dengan populasi usia produktif mencapai 68,7 persen. Namun, potensi ekonomi ini terancam oleh rendahnya kesiapan finansial, terbukti dari indeks literasi keuangan usia remaja yang hanya mencapai 51,7 persen. Lebih jauh lagi, penelitian telah menunjukkan bahwa peningkatan perilaku keuangan positif pada Gen Z, seperti menghindari perilaku konsumtif, tidak hanya didorong oleh pengetahuan kognitif (literasi) semata, melainkan oleh keyakinan diri dalam mengelola keuangan, atau yang dikenal sebagai Financial Self-Efficacy (FSE). Berangkat dari urgensi ini, program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dilaksanakan di SMK Assalam Samarang, Garut, dengan tujuan ganda: mengimplemtasikan literasi keuangan dasar dan secara kritis, menguatkan keterampilan praktis dalam pencatatan keuangan sederhana. Program ini dirancang untuk menjembatani kesenjangan antara pengetahuan dan tindakan. PkM ini menggunakan metode pelatihan interaktif yang disempurnakan dengan pengukuran angket skala likert berbasis empat (4). Hasil menunjukkan adanya pemahaman konsep signifikan, yang paling menonjol adalah peningkatan keterampilan pencatatan sederhana dengan. Disimpulkan bahwa intervensi PkM yang menekankan aplikasi praktis, seperti pencatatan keuangan yang terstruktur, menjadi katalis yang efektif dan fundamental dalam mempersiapkan Gen Z menghadapi tantangan tanggung jawab finansial di masa depan.

Published

2024-12-09