STRATEGI KOMUNIKASI PENGUSAHA ROTAN DALAM RANGKA MEMBANGKITKAN INDUSTRI ROTAN DI DAERAH TRANGSAN

Gabriel Rizka Candra, Rini Darmastuti

Abstrak


Abstrak

Desa Trangsan Kabupaten Sukoharjo merupakan salah satu daerah yang penduduknya hampir sebagian besar berprofesi sebagai pengusaha Rotan. Pada tahun 1990-an, industri rotan di daerah Trangsan ini mengalami perkembangan yang luar biasa. Hal ini bisa dipahami karena industri rotan merupakan komoditas terbesar di tanah air pada masa itu. Pada saat ini industri rotan di desa ini mengalami penuruman yang luar biasa. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini bertujuan mengkaji strategi komunikasi untuk membangkitkan kembali industri rotan di desa Trangsan kabupaten Sukoharjo dalam menciptakan pemahaman mengenai beraneka ragam kerajinan rotan. Tulisan ini didasarkan dari hasil penelitian dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan Bapak Mujiman selaku kepala desa Trangsan dan ketua cluster, bapak Parno selaku pengrajin rotan, bapak Heru selaku pengusaha rotan serta bapak Gatot wadoyo selaku pekerja industri rotan dan pembuat kerajinan tameng; dan observasi. Teknik wawancara yang dilakukan adalah dengan menyusun tujuan penelitian, menyusun berapa banyak narasumber yang akan diwawancara, melakukan wawancara dengan narasumber, dan yang terakhir adalah mengambil kesimpulan hasil wawancara yang sudah dicatat dan direkam. Strategi komunikasi untuk industri rotan di desa Trangsan, hasil dari penelitian ini adalah pertama, strategi komunikasi melalui grebeg penjalin. Kedua, desa wisata rotan Trangsan. Ketiga, pelatihan-pelatihan pembuatan kerajinan rotan. Keempat, media yang menjadi perantara publikasi untuk mempermudah perkenalan industri rotan dan pemasaran produk rotan.

Kata Kunci: Strategi Komunikasi; Pengusaha Rotan; Masyarakat local; Desa Trangsan

Abstract


Trangsan Village in Sukoharjo Regency is one of the areas where most of the population as rattan entrepreneurs. In the 1990s, the rattan industry in the Trangsan area experienced tremendous development. This is naturally happened, because the rattan industry is the largest commodity in the country at that time. Now rattan industry in this village decreasing a lot. Based on these conditions, this study aims to examine the communication strategy to revive the rattan industry in the village of Trangsan, Sukoharjo district in creating an understanding of a variety of rattan handicrafts. This paper based on the results of research using a descriptive qualitative approach. The method of collected the data was done through in-depth interviews with Mr. Mujiman as the head of the Trangsan village and the head of the cluster, Mr. Parno as a rattan craftsman, Mr. Heru as a rattan businessman and Mr. Gatot wardoyo as a rattan industry worker and a shield craft maker; and observation. The technique of the interview using compiling the objectives of the study, combine the speakers will be interviewed, matching the statements of interviews with the resources, and finally make the conclusions from the interviews that have been recorded. Communication strategy for the rattan industry in Trangsan village, the results of this research are; first, the communication strategy through grebeg penjalin. Second, Trangsan rattan tourism village. Third, training how to crafting rattan. Fourth, be a media of publications to share the introduction of the rattan industry and the marketing of rattan products.

Keywords: Communication strategy; Rattan Entrepreneurs; Local Communities; Trangsan Village

Teks Lengkap:

Download PDF

Referensi


Effendy, Onong Uchjana. (2007). Ilmu Komunikasi (Teori dan Praktek). Bandung: PT. Remaja Rosdakarya

Koentjaraningrat. 1961. Pengantar Antropologi. Jakarta: Penerbit Universitas Jakarta

Moleong, Lexy J. (2010). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya

Ruslan, Rosady. (2005). Manajemen Public Relations dan Media Komunikasi dan Aplikasi. Jakarta: PT Grafindo Persada

Sugiyono. (2015). Metodologi Penelitian Dan Pengembangan (Research and Development). Bandung: Alfabeta

Suprapto. (2011). Pengantar Teori & Manajemen Komunikasi. Yogyakarta: Medpress

E-book:

Suharyat, Yayat. 2009. Hubungan antara Sikap, Minat, dan Perilaku Manusia. https://s3.amazonaws.com/academia.edu.documents/. Diakses pada 16 November 2018

http://www.kemenperin.go.id/artikel/471/Pengembangan-Industri-Pengolahan-Rotan-Indonesia. Diakses 22 Februari 2019

http://www.kemenperin.go.id/artikel/471/Pengembangan-Industri-Pengolahan-Rotan-Indonesia. Diakses 22 Februari 2019.




DOI: http://dx.doi.org/10.10358/jk.v5i1.587

DOI (Download PDF): http://dx.doi.org/10.10358/jk.v5i1.587.g565

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.




ISSN : 2461-0836
E-ISSN : 2580-538X

PROGRAM STUDI ILMU KOMUNIKASI, UNIVERSITAS GARUT

Jln. Raya Samarang No. 52A Hampor- Tarogong Garut,Jawa Barat 44151

(0262) 544-218

(0262) 544-217

Email : fikom@uniga.ac.id


Lisensi Creative Commons
Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.

Web Analytics

Supported by:

Copyright © journal.uniga.ac.id 2015