KONSTRUKSI MAKNA HIJAB DALAM KOMUNITAS ‘HIJABERS COMMUNITY GARUT’

Khalida Sri Utami, Achmad Wildan Kurniawan

Abstrak


Abstrak

Latar belakang penelitian ini adalah perkembangan fashion telah menjadi fenomena tersendiri di masyarakat. Setiap lapisan masyarakat memiliki gaya fashionnya tersendiri. Dengan fashion orang dapat menampilkan identitas dirinya yang berbeda dengan orang lain. Saat ini salah satu fashion yang tengah menjadi tren adalah tren fashion hijab. Semakin berkembangnya tren hijab juga memunculkan banyaknya komunitas Hijabers yang memiliki kesamaan dalam cara berpakaian. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan motif para anggota komunitas Hijabers Community Garut dalam menggunakan hijab, motif anggota untuk bergabung dalam komunitas Hijabers Community Garut dan pemaknaan hijab oleh para anggota komunitas Hijabers Community Garut. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan motif para anggota komunitas Hijabers Community Garut dalam menggunakan hijab, motif anggota untuk bergabung dalam komunitas Hijabers Community Garut dan pemaknaan hijab oleh para anggota komunitas Hijabers Community Garut. Metode penelitian ini menggunakan fenomenologi dengan pendekatan kualitatif, paradigm konstruktivis dengan tujuan mengoptimalkan subjek dalam memaknai pemaknaan hidupnya terkait dengan konstruksi makna hijab dalam komunitas di Garut. Subjek penelitian ini adalah anggota Hijabers Community Garut dengan kriteria tertentu serta menyatakan bersedia mengikuti hingga selesai. Adapun yang dijadikan informan sebanyak 10 orang. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah wawancara mendalam, observasi partisipan, dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa informan memiliki motif yang beragam untuk menggunakan hijab, yaitu motif modis, motif tuntutan lingkungan, motif pencitraan diri, motif proses pembelajaran, dan motif ketaatan beragama. Adapun motif informan bergabung ke dalam komunitas antara lain motif syi’ar, motif eksistensi diri dan motif bisnis. Pemaknaan hijab bagi informan yaitu sebagai pelindung, pencitraan, keharusan, dan kecantikan diri. Konstruksi makna dalam penelitian ini disebabkan oleh perkembangan fashion, penyesuaian diri, dan pengalaman di masa lalu.

Kata Kunci: Konstruksi Makna; Fenomenologi; Interaksi Simbolik; Fashion; Hijab

Abstract

The background of this research is the development of fashion has become a phenomenon in society. Every society has its own fashion style. With the fashion to show his identity that is different from others. Nowadays one of the fashion that a trend is a trend fashion hijab. The growing trend of hijab also raises many Hijabers communities that have similarities in dress. This study aims to explain the motives of the members of the community in using the Garut Community Hijabers hijab, motive members to join the community Hijabers Community Garut and meaning of hijab by community members Hijabers Community Garut. The purpose of this study is to explain the motives of the members of the community in using the Garut Community Hijabers hijab, motive members to join the community Hijabers Community Garut and meaning of hijab by community members Hijabers Community Garut. This research method using the phenomenological qualitative approach, constructivist paradigm with the aim of optimizing the subject in defining the meaning of life associated with the construction of the meaning of hijab in the community in Garut. The subjects were members of the Community Hijabers Garut certain criteria as well as the states are willing to follow to the end. The informants were used as many as 10 people. Data collection techniques are in-depth interviews, participant observation, and literature study. The results showed that the informant had a variety of motives for the use of the hijab, the fashionable motif, the motif of environmental demands, self-image motif, motif learning process, and the motive of religious observance. The motive of the informant to join the community, among others syi'ar motif, motif own existence and business motives. Pemaknaan hijab as protection for informants, imaging, necessity and beauty of self.Construction of meaning in this study due to the development of fashion, adjustment, and experience in the past.

Key words: Meaning Construction; Phenomenology; Symbolic Interactionism; Fashion; Hijab

Teks Lengkap:

Download PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.10358/jk.v2i1.551

DOI (Download PDF): http://dx.doi.org/10.10358/jk.v2i1.551.g530

Refbacks





ISSN : 2461-0836
E-ISSN : 2580-538X

PROGRAM STUDI ILMU KOMUNIKASI, UNIVERSITAS GARUT

Jln. Raya Samarang No. 52A Hampor- Tarogong Garut,Jawa Barat 44151

(0262) 544-218

(0262) 544-217

Email : fikom@uniga.ac.id


Lisensi Creative Commons
Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.

Web Analytics

Supported by:

Copyright © journal.uniga.ac.id 2015