STRUKTUR PASAR DAN POSISI TAWAR PETANI KECIL DALAM PASAR JAGUNG TERKONSENTRASI: BUKTI EMPIRIS DARI WILAYAH PRODUKSI NON-SENTRA

Penulis

  • Wulan Ramadhani
  • Ivonne Ayesha
  • Widhi Netraning Pertiwi

DOI:

https://doi.org/10.52434/mja.v9i1.43554

Kata Kunci:

Struktur Pasar, Posisi Tawar Petani, CR4, HHI, IBP, jagung non sentra

Abstrak

Penelitian ini bertujuan menganalisis integrasi antara struktur pasar dan posisi tawar petani pada daerah produksi jagung di wilayah non sentra, dengan studi kasus di Desa Warjabakti. Struktur pasar diukur menggunakan Concentration Ratio (CR4) dan Herfindahl-Hirschman Index (HHI), sedangkan posisi tawar petani dianalisis menggunakan Index Bargaining Power (IBP). Pendekatan yang digunakan adalah analisis kuantitatif deskriptif dalam kerangka Structure–Conduct Performance (SCP) dan teori bargaining. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasar jagung di Desa Warjabakti tergolong sangat terkonsentrasi dengan nilai CR4 sebesar 0,97 dan HHI sebesar 0,32, yang mencerminkan karakter oligopsonistik dan dominasi pembeli dalam penentuan harga. Posisi tawar petani secara agregat berada pada kategori sedang dengan nilai IBP sebesar 0,665. Integrasi kedua indikator tersebut menunjukkan bahwa pengaruh konsentrasi pasar terhadap posisi tawar bersifat parsial dan multidimensional. Tekanan struktur pasar terutama terjadi pada dimensi negosiasi harga dan pilihan saluran pemasaran, sementara akses informasi dan kontrol keputusan penjualan berperan sebagai faktor penyeimbang. Temuan ini menegaskan bahwa pada wilayah produksi jagung non sentra, distribusi kekuatan tawar tidak semata ditentukan oleh tingkat konsentrasi pasar, tetapi juga oleh kapasitas informasi dan relasi transaksi lokal. Penguatan kelembagaan pemasaran dan diversifikasi saluran distribusi menjadi strategi penting untuk meningkatkan posisi tawar petani dalam pasar yang terkonsentrasi.

Referensi

Agustina, L., Lisanty, N., Sidhi, E. Y., & Artini, W. (2024). Analisis Ketergantungan Petani Padi terhadap Tengkulak dalam Sistem Pemasaran di Sentra Produksi Padi Kecamatan Pace. 5431, 131–140.

Ajewole, K. (2016). Price reporting in a thin market. i, 345–365. https://doi.org/10.1017/aae.2016.19

Al-hafidz, Z. (2021). A value chain analysis of sweet potato commodity marketing. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 24(1), 99–116.

Asri, L. Y. (2023). Analysis Structure, Conduct and Perfomance (SCP) pada Pemasaran Daging Sapi di Kabupaten Kubu Raya. Jurnal Ekonomi Pertanian Dan Agribisnis (JEPA), 7, 915–928.

BPS. (2024). Luas Panen, Produksi, dan Produktivitas Jagung Menurut Provinsi. https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/MjIwNCMy/luas-panen-produksi-dan-produktivitas-jagung-menurut-provinsi.html

Bulte, E., Do Nascimento Miguel, J., & Anissa, B. P. (2024). Competition on Agricultural Markets and Quality of Smallholder Supply: The Role of Relational Contracting and Input Provision by Traders. Economic Development and Cultural Change, 72(2), 603–632. https://doi.org/https://doi.org/10.1086/721024

Bunga, J. Y., Olviana, T., & Nendissa, D. R. (2020). Struktur pasar pisang ” kepok ”. Journal of Agricultural Socio-Economics (JASE), 1(1), 41–47.

Cavicchioli, D., Cacchiarelli, L., Sorrentino, A., & Pretolani, R. (2022). Should We Cry over the Spilt Milk ? Market Power and Structural Change along Dairy Supply Chains in EU Countries. 1–18.

Dafa, M., Dan, A., & Wulandari, E. (2025). Saluran Pemasaran dan Metode Pembayaran pada Petani Sayuran di Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Agroinfo Galuh, 12, 835–844.

Fauzan, M. (2024). Beyond the Village Gate : Commercializing Smallholder Agriculture in Indonesia. 3(3), 10–21.

Husen, F., Nendissa, D. R., Levis, L. R., Pellokila, M. R., & Khoiriyah, N. (2022). Struktur dan Perilaku Pasar Komoditi Bawang Merah. Journal of Agricultural Socio-Economics (JASE), 3(1), 30–38.

Ibikoule, G. E., Lee, J., & Godonou, L. A. (2024). Smallholders’ vulnerability in the maize market: An analysis of marketing channels to improve the role of cooperatives in Benin. Heliyon, 10. https://api.semanticscholar.org/CorpusID:268477682

Lushi, I., Murrja, A., & Ujkani, S. (2023). Linking Farmers ’ Bargaining Power In Trade. 18(2), 173–185. https://doi.org/10.2478/jeb-2023-0026

Malak-rawlikowska, A., Milczarek-andrzejewska, D., & Fałkowski, J. (2019). Farmers ’ Bargaining Power and Input Prices : What Can We Learn from Self-Reported Assessments ? †. 1–13. https://doi.org/10.3390/socsci8020063

Michael R. Baye, J. T. P. (2022). Managerial economics and Strategy Business.

Nahraeni, W., Rahayu, A., Yoesdiarti, A., & Kulsum, I. (2019). Struktur Pasar Sayuran Kemangi Di Pasar Tradisional. Jurnal Agribisains, 4. https://doi.org/10.30997/jagi.v4i2.1564

Ola, O., & Menapace, L. (2020). Smallholders’ perceptions and preferences for market attributes promoting sustained participation in modern agricultural value chains. Food Policy, 97, 101962. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.foodpol.2020.101962

Rini, A. Z., Hadi, S., & Aulia, A. N. (2023). Pola Saluran Pemasaran dan Struktur Pasar Padi Sawah di Kecamatan Besuki Kabupaten Situbondo. Agri Analytics Journal. https://api.semanticscholar.org/CorpusID:275284974

Rizky, M. F., Luthfi, A., & Indrawati, Y. (2026). Market Structure and Conduct in Traditional Markets versus Modern Retail Stores in Situbondo Regency , Indonesia : Evidence from the Structure Conduct Performance (SCP) Framework. International Journal of Economics, Commerce, and Management.

Sahrial Hafids, Dina NuruL Fitria, Andi Azrarul Amri, Mirawati Yanita, F. A. (2025). Manajemen Risiko Agribisnis. CV Hei Publishing Indonesia.

Sandro Sinaga, N. D. (2016). Pemasaran Buah Nenas (Kajian Struktur, Perilaku, Dan Penampilan Pasar) di Desa Kualu Nenas Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar. 13(1), 38–50.

Suhana, M., Hendra, J., Tinggi, S., Islam, A., Bengkalis, N., Bengkalis, K., & Riau, P. (2024). Struktur Pasar dan Penentuan dan Persaingan Harga. 1(2), 682–692.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-03

Terbitan

Bagian

MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness And Agricultural Economics Journal)