TINGKAT ADAPTASI DAN RESILIENSI PETANI DALAM MENGHADAPI FENOMENA MULTIPLE SQUEEZE PADA USAHATANI PADI SAWAH

Penulis

  • Neng Elmi Salehah
  • Trisna Insan Noor Universitas Padjadjaran
  • Reny Sukmawani Universitas Muhammadiyah Sukabumi

DOI:

https://doi.org/10.52434/mja.v9i1.43400

Kata Kunci:

Adaptasi, Resiliensi, Multiple Squeeze

Abstrak

Sektor pertanian masih menjadi prioritas untuk mencapai ketahanan pangan nasional yang menjadi prasyarat penting bagi stabilitas sosial dan ekonomi. Kecamatan Gegerbitung Kabupaten Sukabumi merupakan salah satu sentra produksi padi sawah di Kabupaten Sukabumi yang pada saat ini mengalami fluktuasi hasil produksi yang diakibatkan karena adanya tekanan ganda yang dihadapi oleh petani. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan fokus pada pengukuran tingkat adaptasi dan resiliensi petani dalam menghadapi tekanan. Responden dipilih berdasarkan teknik cluster random sampling dimana dua desa ditetapkan menjadi lokasi penelitian yaitu di Desa Gegerbitung dan Desa Caringin. Adapun metode penarikan sampel dalam penelitian ini menggunakan rumus Krecjie & Morgan (1970), berdasarkan perhitungan didapatkan 187 responden petani padi sawah. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat adaptasi dan resiliensi petani padi sawah di Kecamatan Gegerbitung dalam menghadapi tekanan multiple squeeze sudah berada pada kategori cukup baik, namun terdapat beberapa aspek dalam tingkat adaptasi yang berada pada kategori tidak baik diantaranya petani masih belum sepenuhnya melakukan diversifikasi pendapatan usaha dan belum menggunakan teknologi dalam setiap tahapan usahataninya. Sedangkan pada tingkat resiliensi petani masih belum melaksanaan perencanaan usahatani dengan baik serta belum melaksanakan kemitraan untuk mendapatkan akses informasi pelaksanaan usahatani padi sawah dengan baik.

Referensi

Aspers, P., & Corte, U. (2019). What is Qualitative in Qualitative Research. Qualitative Sociology, 42(2), 139–160. https://doi.org/10.1007/s11133-019-9413-7.

Bernstein, H. (2010). Class Dynamics of Agrarian Change. Fernwood Publishing.

Chetri, P., Sharma, U., & Vigneswara Ilavarasan, P. (2024). Weather Information, Farm-Level Climate Adaptation And Farmers’ Adaptive Capacity: Examining The Role Of Information And Communication Technologies. Environmental Science and Policy, 151(January 2023), 103630. https://doi.org/10.1016/j.envsci.2023.103630

Czettritz, H. J. von, Hosseini-Yekani, S.-A., Schuler, J., Kersebaum, K. C., & Zander, P. (2023). Adapting Cropping Patterns to Climate Change: Risk Management Effectiveness of Diversification and Irrigation in Brandenburg (Germany). Agriculture (Switzerland), 13(9). https://doi.org/10.3390/agriculture13091740

Harahap, A. A., Tambun, I. F., Siregar, F. P., Al-Syafiq, M. Z., & Arika, T. D. (2025). Analisa Faktor yang Berpengaruh Terhadap Keputusan Petani dalam Diversifikasi Usaha Tani. AGRORADIX : Jurnal Ilmu Pertanian, 8(2), 112–120. https://doi.org/10.52166/agroteknologi.v8i2.9461

Johnshon, R. A., & Wichern, D. W. (2007). Applied Multivariate Statistical Analysis 6th Edition. In Technometrics (Vol. 47, Issue 4).

Kementan. (2021). Analisis Kinerja Perdagangan Beras Semester I Tahun 2021. https://satudata.pertanian.go.id/details/publikasi/240#:~:text=Berdasarkan data USDA selama 2017,India (20%2C22%25).

Lestari, M. D., Kurnianto, B. T., Faisal, H. N., & Solikah, U. N. (2023). Kemandirian Petani Di Era Modern. Agribis, 9(2), 8–17.

Liu, K., Song, C., Ye, P., Liu, H., Xia, Z., Waseem, H., Deng, Y., Liu, Z., Wang, L., Wang, B., Yang, X., & Zhu, J. (2023). Optimizing Rice Sowing Dates for High Yield and Climate Adaptation in Central China. Agronomy, 13(5). https://doi.org/10.3390/agronomy13051339

Martina. (2017). Penerapan Teknologi Pertanian Pada Usahatani Padi Sawah Di Kecamatan Muara Batu Kabupaten Aceh Utara. Agrifo : Jurnal Agribisnis Universitas Malikussaleh, 2(1), 19. https://doi.org/10.29103/ag.v2i1.505

Meka, C. E., & Nahak, H. M. I. (2022). Dinamika Survival Petani dan Tantangan De-agrarianisasi. Ganaya : Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 5(1), 1–13. https://doi.org/10.37329/ganaya.v5i1.1492

Meuwissen, M. P. et al., (2019). A framework to assess the resilience of farming systems. Agricultural Systems, 176(May), 102656. https://doi.org/10.1016/j.agsy.2019.102656

Pret, V., Falconnier, G. N., Affholder, F., Corbeels, M., Chikowo, R., & Descheemaeker, K. (2025). Farm resilience to climatic risk. A review. Agronomy for Sustainable Development, 45(1), 1–24. https://doi.org/10.1007/s13593-024-00998-w

Salampessy, Y. L. ., Lubis, D. P., Amien, I., & Suhardjito, D. (2018). Menakar Kapasitas Adaptasi Perubahan Iklim Petani Padi Sawah (Kasus Kabupaten Pasuruan Jawa Timur). Jurnal Ilmu Lingkungan, 16(1), 25. https://doi.org/10.14710/jil.16.1.25-34

Sri, W., Ikhwan, I., & Fahmi, K. (2023). Dinamika Kehidupan Petani Karet di Desa Pekan Tebih Kecamatan Kepenuhan Hulu Kabupaten Rokan Hulu. Jurnal Perspektif, 6(4), 384–392. https://doi.org/10.24036/perspektif.v6i4.758

Sultana, J., Ahmed, M., & Ali, M. (2021). Adoption of Climate Resilient Cropping Patterns in Southern Coastal Region of Bangladesh: Farmer’s’ Perception. SAARC Journal of Agriculture, 18(2), 207–217. https://doi.org/10.3329/sja.v18i2.51120

Wulandari, N. S., & Sudrajat. (2017). Preferensi Petani dalam Penentuan Varietas Benih Padi di Desa Pablengan Kecamatan Matesih Kabupaten Karanganyar. Jurnal Bumi Indonesia, 2(1), 1–9.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-30

Terbitan

Bagian

MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness And Agricultural Economics Journal)