KARAKTERISTIK DAN PERAN PETANI MUDA DALAM MENGEMBANGKAN USAHA TANI JAGUNG

Penulis

  • Syafrudin S. Abdul Universitas Negeri Gorontalo
  • Yanti Saleh Universitas Negeri Gorontalo
  • Ramlan Mustafa Universitas Negeri Gorontalo

DOI:

https://doi.org/10.52434/mja.v9i1.43354

Kata Kunci:

Karakteristik, Peran, Petani Milenial, Jagung

Abstrak

Sektor pertanian merupakan sektor yang berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Namun sektor ini menghadapi tantangan yang serius, salah satunya berkurangnya jumlah petani muda dan menurunnya minat generasi muda terhadap pertanian, khususnya pada komoditas jagung di Kabupaten Gorontalo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan peran petani muda pada Kelompok Petani Muda Perkasa dalam mengembangkan usahatani jagung di Desa Ulapato B, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan sensus (total sampling), dengan diperoleh 30 orang petani muda yang berumur 19-39 tahun. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan skala Likert. Hasil penelitian ini menunjukan rata-rata umur responden berada pada usia 24 tahun, dengan seluruh responden berjenis kelamin laki-laki. Sebanyak 90% responden telah menyelesaikan tingkat pendidikan jenjang SMA/sederajat hingga melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Rata-rata pengalaman berusahatani responden selama 3,7 tahun. Jumlah tanggungan keluarga responden rata-rata berkisar 1 orang. Luas lahan yang dikelola responden rata-rata seluas 1,175 hektar. Sebanyak 70% responden mengelola lahannya sendiri sedangkan 30% lainnya hanya penggarap lahan. Adopsi teknologi yang sering diterapkan oleh responden dalam berusahatani jagung adalah aplikasi digital. Peran petani muda dalam mengembangkan usahatani jagung oleh Kelompok Petani Muda Perkasa secara keseluruhan memiliki tingkat partisipasi sebesar 82,91%.

Referensi

Aziza, T. N., Surito, N., & Darmi, N. (2022). Petani Milenial: Regenerasi Petani Di Sektor Pertanian. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 40(1), 1. https://doi.org/10.21082/fae.v40n1.2022.1-11

Badan Pusat Statistik (BPS). (2025). Luas Panen, Produksi, dan Produktivitas Jagung Menurut Provinsi, 2023-2024.

Badan Pusat Statistik Provinsi Gorontalo. (2023). Hasil Pencacahan Lengkap Sensus Pertanian 2023 – Tahap I Provinsi Gorontalo.

Dewi, E. Y., Yuliani, E., & Rahman, B. (2022). Pertumbuhan Perekonomian Wilayah. Jurnal Kajian Ruang, 2(2), 229–248.

Hamdani , Ibnu Yasier2, Julia3, S. (2024). Studi Karakteristik Petani Milenial Dan Implikasinya Terhadap Pendapatan Pada Sektor Agribisnis Di Kecamatan Peukan Baro Kabupaten Pidie. Jurnal Pertanian Agros Vol.26 No.1, Januari 2024: 4538-4543, 2(1), 39–88.

Haryanto, Y., Effendy, L., & Tri Yunandar, D. (2021). Karakteristik Petani Milenial pada Kawasan Sentra Padi di Jawa Barat. Jurnal Penyuluhan, 18(01), 25–35. https://doi.org/10.25015/18202236982

Iriyani, D., & Nugrahani, P. (2017). Karakteristik petani sayuran periurban Kota Surabaya. In Prossiding Seminar Nasional Tahunan Matematika, Sains dan Teknologi.

Hasan, Suharyani, A., & Cahyani, T. (2021). Peran Kelompok Tani Dalam Meningkatkan Produktivitas Usahatani Padi Sawah Manggarai Nusa Tenggara Timur. Jurnal Agribisnis. https://ejurnal.ung.ac.id/index.php/AGR/article/view/11942

Mantra, I. B. (2004). Demografi Umum. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Nadi, N. I., Halid, A., & Mustafa, R. (2024). Analisis Risiko Produksi dan Pendapatan Usahatani Jagung di Desa Dulamayo Utara Kecamatan Telaga Biru Kabupaten Gorontalo. JIA (Jurnal Ilmiah Agribisnis) : Jurnal Agribisnis Dan Ilmu Sosial Ekonomi Pertanian, 9(5), 500–510. https://doi.org/10.37149/jia.v9i5.1472

Nuah, M. F., Rauf, A., & Boekoesoe, Y. (2022). Karakteristik Petani Tebu di Kecamatan Tolangohula Kabupaten Goronralo. Jurnal Agrinesia, 6(2), 89–95.

Pondaag, R., Rauf, A., & Mustafa, R. (2024). Hubungan Antara Dinamika Kelompok Tani Dengan Tingkat Adopsi Teknologi Pada Usahatani Padi Sawah Di Desa Bongoime Kecamatan Tilongkabila Kabupaten Bone Bolango. AGRINESIA: Jurnal Ilmiah Agribisnis, 97–105. https://doi.org/10.37046/agr.v0i0.21751

Pradiana, W. (2025). Model Pemberdayaan Untuk Membentuk Kompetensi Petani Milenial Dalam Berusahatani Sayuran Di Dataran Tinggi Jawa Barat (Doctoral dissertation, UNS (Sebelas Maret University).

Rahmadani S, A. P., Zainal S, M., & Syafruddin, S. (2024). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kapasitas Petani Milenial Dalam Upaya Percepatan Regenerasi Petani Di Kecamatan Belopa Utara Kabupaten Luwu. Jurnal Pertanian Terpadu, 12(1), 45–58. https://doi.org/10.36084/jpt..v12i1.536

Simanjuntak, P. J. (2001). Pengantar Ekonomi Sumber Daya Manusia. Jakarta: LPFE UI.

Sirajuddin, Z., & Liskawati Kamba, P. (2021). Farmer’s Perception on Information and Communication Technology Implementation in Agricultural Extension. Jurnal Penyuluhan, 17(2), 136–144.

Soekartawi. (2005). Agribisnis: Teori dan Aplikasinya. Raja Grafindo Persada, Jakarta.

Sugiyono. (2021). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sukmawati, D. (2024). Evaluasi Faktor-faktor Sosial dan Ekonomi dalam Keputusan Petani Milenial. Journal of Innovation in Management, Accounting and Business, 3(3), 186–196.

Sulistyawati, W., Wahyudi, W., & Trinuryono, S. (2022). Analisis (Deskriptif Kuantitatif) Motivasi Belajar Siswa Dengan Model Blended Learning Di Masa Pandemi Covid19. Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika, 13(1), 68-73.

Supu, R., Saleh, Y., & Bakari, Y. (2022). Peran Kelompok Tani Padi Sawah Di Desa Poowo Kecamatan Kabila Kabupaten Bone Bolango. AGRINESIA: Jurnal Ilmiah Agribisnis, 6(3), 164–171. https://doi.org/10.37046/agr.v6i3.16134

Yasin, A. A., Baruwadi, M. H., & Saleh, Y. (2024). Preferensi Petani Cabai Terhadap Penggunaan Pupuk Organik di Kecamatan Dungaliyo Kabupaten Gorontalo. AGRINESIA: Jurnal Ilmiah Agribisnis, 1–11. https://doi.org/10.37046/agr.v0i0.18434

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-30

Terbitan

Bagian

MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness And Agricultural Economics Journal)