DAMPAK KEMITRAAN PADA KINERJA USAHATANI CABAI MERAH DI INDONESIA

Penulis

  • Diana Aulia Osman
  • Narni Farmayanti

DOI:

https://doi.org/10.52434/mja.v9i1.43299

Kata Kunci:

Analisis Logistik Biner, Cabai Merah, Kemitraan Pertanian, Kinerja Usahatani, Propensity Score Matching

Abstrak

Cabai merah (Capsicum annuum) adalah salah satu komoditas hortikultura penting yang dikonsumsi masyarakat Indonesia, tetapi produksinya tidak merata sepanjang tahun. Hal menyebabkan fluktuasi harga dan memengaruhi kinerja usahatani. Kemitraan menjadi salah satu solusi yang ditawarkan, karena memberikan stabilitas harga, akses pasar, serta dukungan input usaha. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor yang memengaruhi petani dalam mengikuti kemitraan serta dampaknya pada kinerja usahatani cabai merah di Indonesia. Data yang digunakan berasal dari Survei Rumah Tangga Usaha Tanaman Hortikultura tahun 2014 dengan 19.345 petani sebagai sampel. Analisis dilakukan menggunakan regresi logistik biner dan propensity score matching (PSM). Hasil menunjukkan bahwa usia, akses kredit, keanggotaan kelompok tani, koperasi, penggunaan benih bersertifikat, bantuan usaha, dan luas panen berpengaruh signifikan terhadap partisipasi dalam kemitraan. Kemitraan terbukti meningkatkan profit usahatani, yang menunjukkan dampak positif terhadap kinerja usahatani cabai merah. Dengan demikian, kemitraan memiliki dampak positif pada usahatani cabai merah di Indonesia. Oleh karena itu, disarankan petani mengikuti kemitraan berbarengan dengan kelompok tani atau koperasi dan pentingnya penguatan kelembagaan petani.

Referensi

Annisa, R. V., & Agustina, T. (2024). Analisis Risiko Usahatani Bawang Merah Dan Perilaku Petani Dalam Menghadapi Risiko Di Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto. Jurnal Ekonomi Pertanian, 8(3), 1099–1111. https://doi.org/10.21776/ub.jepa.2024.008.03.23

[BPS] Badan Pusat Statistik. (2014). Survei rumah tangga usaha tanaman hortikultura: cabai merah. Jakarta: BPS.

[BPS] Badan Pusat Statistik. (2025). Produksi tanaman sayuran menurut provinsi dan jenis tanaman 2024. Tersedia pada: https://www.bps.go.id/

Eaton, C., & Shepherd, A. W. (2001). Contract Farming: Partnerships for Growth. A Guide. FAO Agricultural Services Bulletin, 145, 1–161. http://www.fao.org/docrep/014/y0937e/y0937e00.pdf

Elvina, E., Firdaus, M., & Fariyanti, A. (2018). Transmisi Harga Dan Sequentil Bargaining Game Perilaku Pasar Antar Lembaga Pemasaran Cabe Merah Di Indonesia. Jurnal Agribisnis Indonesia, 5(2), 89. https://doi.org/10.29244/jai.2017.5.2.89-110

Erawan, W., Awaliyah, F., & Mustaqiem, A. F. (2024). Faktor-Faktor yang Memengaruhi Keputusan Petani Untuk Berkontribusi pada Kemitraan Closed Loop Agribisnis di Kabupaten Garut. Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis, 10(1), 738. https://doi.org/10.25157/ma.v10i1.12423

Feryanto, F., & Rosiana, N. (2021). Penggunaan Telepon Seluler Untuk Pemasaran Serta Dampaknya Terhadap Kesejahteraan Petani. Jurnal AGRISEP: Kajian Masalah Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 20(01), 25–40. https://doi.org/10.31186/jagrisep.20.01.25-40

Gertler, P. J., Premand, S. M. P., Vermeersch, L. B. R., & J., C. M. (2016). Impact Evaluation in Practice (2nd Edition). The World Bank. https://doi.org/DOI: 10.1596/978-1-4648-0779-4

Gujarati, D. N., & Porter, D. C. (2009). Basic Econometrics. In McGraw-Hill/Irwin.

Hamidi, H. (2014). The Impact On Farm Profits Of A Company’s Partnership With A Potato Farm The Case Of The Partnership Between Pt. Indofood Fritolay Makmur And Potato Farmers in Sembalun District, in the Province of West Nusa Tenggara. Journal of Indonesian Economy and Business, 29(2), 118–128.

Hartono, R., Rusmono, M., Oktafiani, N., & Winarno, K. (2024). Preferensi Petani Terhadap Pola Kemitraan pada Usaha Tani Cabai Merah. Jurnal Penyuluhan Pertanian, 19(1), 78–87. https://doi.org/10.51852/jpp.v19i1.758

Hoang, V. (2021). Impact of contract farming on farmers’ income in the food value chain: A theoretical analysis and empirical study in vietnam. Agriculture (Switzerland), 11(8), 9–11. https://doi.org/10.3390/agriculture11080797

Hosmer, D. w., & Lemeshow, S. (2000). Applied Logistic Regression. 2nd ed. New York : John Wiley & SNS, Inc.

Iswantara, D. A. N., Nalinda, R., & Yekti, A. (2024). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Petani Untuk Bermitra Dengan Perusahaan Lemon Di Banyumas Jawa Tengah. Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 8(2), 756–770. https://jepa.ub.ac.id/index.php/jepa/article/view/2561

Khandker, S. R., Koolwal, G. B., & Samad, H. A. (2010). Handbook on Impact Evaluation: Quantitative Methods and Practices. The World Bank. https://doi.org/10.1596/978-0-8213-8028-4

Kuswatim, S. H., & Renaldi, E. (2024). Analisis Rantai Nilai Agribisnis Cabai Merah Besar(Studi Kasus di Desa Sindulang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang,Provinsi Jawa Barat). Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis, 10(2), 2863–2872.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-30

Terbitan

Bagian

MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness And Agricultural Economics Journal)