Multikulturalisme Dalam Al-Qur’an: Analisis Ayat-Ayat Keberagaman (Tinjauan Tafsir Al-Azhar Karya Buya Hamka)
Abstrak
Keberagaman merupakan isu krusial dalam Masyarakat multikultural seperti Indonesia, di mana suku, agama, ras, dan antar golongan hidup berdampingan. Al-Qur’an sebagai kitab suci umat Islam telah memberikan panduan untuk hidup berdampingan, saling menghargai dan menghormati satu sama lain untuk menjaga harmoni dan toleransi di Tengah Masyarakat multikultural. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ayat-ayat Al-Qur’an mengenai konsep keberagaman berdasarkan perspektif Tafsir Al-Azhar karya Buya Hamka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan dengan pendekatan deskriptif-analitis terhadap tafsir Buya Hamka, khususnya ayat-ayat yang terkait dengan keragaman. Hasil analisis menunjukan bahwa Tafsir Al-Azhar memberikan pemahaman yang mendalam terkait keberagaman pada lima prinsip utama: (1) persamaan dan persaudaraan antar manusia, sebagaimana tercermin dalam QS. Al-Hujurat: 13 ; (2) perbedaan sebagai tanda kekuasaan Allah untuk mempererat kebersamaan, sebagaimana dijelaskan pada QS. Ar-Rum: 22 ; (3) sikap toleransi dan seruan perdamaian antar umat beragama, yang dijelaskan dalam QS. Al-Baqarah: 148 ; (4) memahami perbedaan dengan bijak yang dijelaskan dalam QS. Al-Maidah: 48 ; (5) penolakan terhadap pemaksaan dan kekerasan dalam agama, seperti pada QS. Al-Baqarah: 256. Dengan pendekatan tersebut, Buya Hamka menegaskan bahwa Al-Qur’an mengajarkan prinsip hidup berdampingan yang dilandasi sikap toleransi dan perdamaian, yang sangat relevan untuk mengajarkan hidup berdampingan di tengah Masyarakat multikultural. Penelitian ini memberikan kontribusi akademik dalam memahami pandangan Al-Qur’an terkait keberagaman dan pluralisme, dan sebagai rujukan untuk Pendidikan multiluktural khususnya di Indonesia
Download Journal Template







