Pendidikan Islam (Paradigma Islam Wasathiyah, Ummatan Wasathan, Toleransi Dan Moderasi Beragama)

Penulis

  • Harmina UIN ANTASARI, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Indonesia
  • Husnul Yaqin UIN ANTASARI, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Indonesia

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep pendidikan Islam dalam perspektif paradigma Islam wasathiyah, ummatan wasathan, toleransi, dan moderasi beragama, serta mengkaji implementasinya dalam konteks pendidikan Islam kontemporer. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research), melalui analisis terhadap berbagai sumber primer dan sekunder berupa Al-Qur’an, hadis, buku, dan jurnal ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam membentuk karakter peserta didik yang moderat, inklusif, dan berkeadaban melalui internalisasi nilai-nilai keseimbangan (tawazun), keadilan (i’tidal), dan toleransi (tasamuh). Konsep ummatan wasathan menjadi landasan normatif dalam membangun identitas umat yang adil dan menjadi teladan dalam kehidupan sosial. Implementasi nilainilai tersebut dilakukan melalui integrasi dalam kurikulum, proses pembelajaran yang dialogis, serta pembentukan budaya pendidikan yang inklusif. Namun, terdapat berbagai tantangan dalam implementasinya, seperti pendekatan pembelajaran yang masih tekstual, rendahnya literasi keagamaan, serta pengaruh media digital yang berpotensi menyebarkan paham ekstrem. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kurikulum, peningkatan  kompetensi  pendidik,  serta  sinergi  antara  lembaga pendidikan, pemerintah, dan masyarakat dalam menanamkan nilai-nilai moderasi beragama secara berkelanjutan. Dengan demikian, pendidikan Islam diharapkan mampu melahirkan generasi ummatan wasathan yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual dan sosial dalam mewujudkan kehidupan yang harmonis dan berkeadaban.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-14

Terbitan

Bagian

Jurnal Pendidikan Agama Islam