Literasi Keuangan dan Digital di Era Kemajuan Teknologi: Mewujudkan Masyarakat Tangguh dan Cerdas Secara Ekonomi
Abstract
Era kemajuan teknologi digital telah mengubah cara masyarakat mengelola keuangan dan mengakses layanan finansial. Namun, kesenjangan digital dan rendahnya literasi keuangan digital di masyarakat pedesaan menjadi tantangan signifikan dalam mewujudkan pembangunan ekonomi yang inklusif. Penelitian ini mengkaji kebutuhan mendesak untuk meningkatkan literasi keuangan dan digital masyarakat pedesaan guna membangun masyarakat yang tangguh dan cerdas secara ekonomi. Metode penelitian menggunakan pendekatan edukasi partisipatif melalui seminar dan workshop interaktif yang menargetkan masyarakat umum, pelaku UMKM, dan ibu rumah tangga di Desa Ciburial, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut. Program mencakup materi pengelolaan keuangan pribadi, layanan keuangan digital (e-wallet, QRIS), pemanfaatan marketplace, literasi investasi, dan perlindungan terhadap pinjaman online ilegal serta investasi bodong. Pengumpulan data dilakukan melalui pre-test dan post-test serta observasi langsung terhadap partisipasi peserta. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman peserta tentang pengelolaan keuangan digital, dengan 80% peserta menunjukkan kemampuan yang meningkat dalam membedakan skema investasi legal dan ilegal. Program berhasil meningkatkan kesadaran terhadap risiko keuangan digital dan memperbaiki keterampilan praktis dalam memanfaatkan teknologi keuangan untuk pengembangan usaha. Penelitian ini menyimpulkan bahwa program literasi keuangan dan digital yang komprehensif sangat penting untuk memberdayakan masyarakat pedesaan agar dapat berpartisipasi efektif dalam ekonomi digital, yang pada akhirnya berkontribusi pada pembangunan ekonomi berkelanjutan dan pengentasan kemiskinan di wilayah pedesaan.