Potret Konstruksi Pendidikan Karakter: Kajian pada Lembaga Pendidikan di Jawa Barat

Dindin Jamaluddin

Abstrak


Madrasah dalam khazanah peradaban Islam pada awalnya menitikberatkan pada peningkatan kualitas keimanan-keislaman. Hal ini ditujukan sebagai bentuk dari keinginan untuk mempertahankan Islam, dan itu berimbas pada tipologi madrasah di Indonesia. Keberadaan madrasah yang berfungsi untuk meneruskan, mempertahankan, dan mengembangkan kebudayaan suatu masyarakat melalui pembentukan karakter agar menjadi manusia dewasa yang mampu berdiri sendiri di dalam kebudayaan dan masyarakat di sekitarnya. Terminolog pesantren dan madrasah mendapatkan posisi yang berbarengan. Untuk itu, akan dipaparkan
lembaga pendidikan Islam di Jawa Barat yang secara konsisten menanamkan karakter – dalam konteks Indonesia- pada santrinya. Pendidikan di Pesantren menandakan bahwa perilaku atau tingkah laku yang diimplementasikan para ulama lebih menarik bagi para calon santri, atau bahkan ekpektasi untuk menjadi seperti mereka adalah asa yang tinggi di dalam diri calon santri. Artinya pembentukan akhlak atau karakter memang dimulai dari figur atau pimpinan lembaga pendidikan.
Melalui lembaga pendidikan Islam (pesantren, madrasah) di Indonesia, Jawa Barat khususnya, niat untuk menggulirkan gagasan tersebut bukan hanya kamuflase survival semata tetapi menjiwai seluk beluk yang berkaitan dengan pembinaan karakter (akhlak).

Kata Kunci: Potret, Konstruksi, Karakter, Pesantren, Madrasah

Teks Lengkap:

Download (PDF)

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Copyright © journal.uiga.ac.id 2016