Universalisasi Nilai-Nilai Komunikasi Bahasa Antar Umat Beragama

Yufi Mohammad Nasrullah

Abstrak


Abstrak. Hampir di setiap pelosok atau daerah di kota Bandung mayoritas penduduknya beragama Islam, di lain pihak berbagai etnis dengan pemahaman agama yang berbeda berhadapan dengan lingkungan masyarakat yang mayoritas tersebut. Walau demikian, situasi dan kondisi kehidupan umat beragama di kota Bandung dipandang kondusif dan rukun. Kondusifitas dan kerukunan kehidupan antar umat beragama di kota Bandung jika tidak dikelola dengan baik, bukan mustahil persinggungan kehidupan antar umat beragama akan mendatangkan masalah baru bagi stabilitas sosial. Dengan demikian, ruang kebersamaan dalam kehidupan beragama di kota Bandung harus dipelihara agar solidaritas bermasyarakat menguat. Penelitian ini diorientasikan untuk menemukan titik-titik potensial yang dapat merekat komunikasi yang diperankan para pemeluk agama yang beragam. Artinya, jika terjadi kondisi rukun atau ketidakharmonisan dalam kehidupan antar umat beragama, maka kondisi itu salah satunya bersumber pada titik potensial tersebut, yang dalam penelitian ini adalah komunikasi melalui bahasa religiusitas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif beralur pada pendekatan naturalistik, sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi.Hasil dalam penelitian ini, bahwa nilai-nilai komunikasi berupa diksi religiusitas yang bersifat universal dan dipandang dapat memelihara kerukunan hidup antar umat beragama di kota Bandung, yang dikemukakan oleh para tokoh-tokoh agama, di antaranya adalah adil, Alhamdulillah, Amin, Assalamu’alaikum, Ikhlas, Islah, Musyawarah, Rahmat, dan Silaturahmi.

Kata kunci: nilai, komunikasi bahasa, umat beragama

Teks Lengkap:

Download (Pdf)

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Copyright © journal.uiga.ac.id 2016