PEMBINAAN KEAGAMAAN SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KESADARAN SISWA MELAKSANAKAN IBADAH SHALAT (Penelitian Di kelas X dan XI SMK Plus Qurrota `Ayun Kecamatan Samarang Kabupaten Garut)

Lina Hadiawati

Abstrak


Internalisasi ajaran agama yang dinilai efektif adalah melalui penyelenggaraan kegiatan pembinaan keagamaan baik di sekolah, keluarga, maupun di masyarakat. Indikator utama ketaatan ibadah seseorang dapat diukur sampai sejauh mana orang tersebut memelihara kewajiban menjalankan ibadah shalat sebagai tiang agama dan sebagai ciri khas kemuslimannya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keterkaitan antara pembinaan keagamaan dengan kesadaran siswa dalam melaksanakan ibadah shalat wajib yang dilaksanakan di SMK Plus Qurrota A’yun Kecamatan Samarang Kabupaten Garut. Penelitian bertolak dari pemikiran bahwa untuk mencapai keberhasilan belajar siswa pada mata pelajaran PAI tidak akan terlepas dari pembinaan keagamaan yang dilaksanakan di sekolah, meliputi : Bimbingan cara beribadah, pemahaman
agama dan pemahaman diri terhadap tata cara shalat, serta pembinaan agar faham dalam kegiatan keagamaan baik di sekolah, lingkungan, dan di masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskrptif analitik, yaitu tertuju pada pemecahan masalah untuk memperoleh datanya, penulis mempergunakan teknik observasi dan wawancara. Dari hasil penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa siswa dapat melaksanakan pembinaan keagamaan siswa adanya keterbiasaan maka ia akan terbiasa untuk melaksanakan shalat tanpa adanya dorongan dan ajakan dari orang lain, siswa tersebut akan sadar dengan sendirinya karena keterbiasaannya.

Kata kunci : Pembinaan Keagamaan, Kesadaran Siswa, Ibadah Shalat

Teks Lengkap:

Download (PDF)

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Copyright © journal.uiga.ac.id 2016