AKTIVITAS ANTITUKAK LAMBUNG EKSTRAK ETANOL DAUN GEDI (Abelmuschus manihot (L) medik) TERHADAP TIKUS JANTAN GALUR WISTAR

Doni Anshar Nuari, Cindra Tri Yuniar, Syifa Salsabila

Abstrak


Salah satu masalah kesehatan yang terjadi adalah gangguan pencernaan berupa ulkus peptikum. Ulkus peptikum terjadi karena adanya ketidakseimbangan antara faktor pertahanan mukosa dan faktor agresif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek daun gedi sebagai anti tukak lambung. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi kepada masyarakat mengenai salah satu khasiat dari daun gedi ( Abelmuschus manihot (L) medik ) untuk pengobatan tukak lambung. Penelitian diawali dengan proses ekstrasi daun gedi dengan cara maserasi menggunakan etanol 96%, pengujian efek antitukak lambung hewan diinduksi menggunakan aspirin dosis 500mg/KgBB, dengan dosis uji ekstrak 250, 300, 500mg/kgBB pembanding yang digunakan ranitidine dosis 13,5mg/KgBB. Parameter uji yang diamati adalah jumlah tukak, keparahan tukak dan rasio protektif. Hasil menunjukan ekstrak etanol daun gedi dosis 250, 300 dan 500mg/kgBb memiliki aktivitas antitukak berbeda bermakna terhadap kontrol positif (p,0,05) terhadap tikus yang diinduksi oleh aspirin dengan rasio protektif tertinggi ditunjukan oleh dosis 500mg/KgBB

Kata Kunci : Abelmuschus manihot (L) medik, Aspirin, Ulkus peptic, rasio protektif

Teks Lengkap:

Download (PDF)

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM, UNIVERSITAS GARUT

Jalan Jati No 42B Tarogong Kaler Garut Jawa Barat

(0262) 540007

(0262) 544-217

Email : fmipa@uniga.ac.id


Lisensi Creative Commons
Jurnal Farmako Bahari Universitas Garut Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.

Supervised by:

Copyright © journal.uniga.ac.id 2015